Langsung ke isi
Portal Mirsad SMPIT AL-AMIN DEPOK

PPDB: pendaftaran siswa baru

Panduan untuk orang tua pendaftar dan panitia PPDB. Nama tombol dan menu ditulis tebal. Semua contoh nama dan nomor di sini rekaan.

Untuk orang tua: mendaftar dari ponsel

  1. Buka situs sekolah, pilih menu PPDB, lalu tekan Daftar sekarang. Tombol hanya aktif saat ada gelombang yang sedang buka.
  2. Isi nama calon siswa, nama orang tua atau wali, nomor WhatsApp aktif, dan pilih jalur. Jawab soal hitung singkat, lalu tekan Kirim kode verifikasi.
  3. Kode 6 angka datang lewat WhatsApp dan berlaku 5 menit. Masukkan kode, lalu tekan Verifikasi. Kode yang salah 5 kali dikunci; minta kode baru setelah 60 detik.
  4. Sistem membuat nomor pendaftaran, misalnya PPDB2728-0001, dan membuka formulir 5 langkah. Setiap langkah tersimpan sendiri; tekan Simpan draf untuk berhenti dan melanjutkan nanti lewat Masuk (sudah punya nomor pendaftaran) dengan nomor WhatsApp yang sama.
    • Langkah 1: data calon siswa dan alamat. NIK dan NISN boleh dikosongkan.
    • Langkah 2: orang tua atau wali dan kontak utama. Isi minimal satu orang tua dengan nama dan nomor HP.
    • Langkah 3: sekolah asal dan jalur. Jalur prestasi menambahkan prestasi satu per satu. Jalur anak guru meminta keterangan guru atau karyawan.
    • Langkah 4: unggah berkas (foto dari kamera atau galeri, atau PDF, maksimal 5 MB per berkas). Berkas bertanda Wajib harus ada.
    • Langkah 5: periksa ringkasan, centang persetujuan, lalu Kirim pendaftaran.
  5. Setelah terkirim, formulir terkunci. Buka Bukti pendaftaran dan cetak bila perlu. Konfirmasi WhatsApp memuat nomor pendaftaran dan cara membayar biaya formulir.

Membayar biaya formulir

  1. Di area pendaftar tekan Pembayaran (atau Bayar biaya formulir dan unggah bukti). Halaman menampilkan nominal, batas bayar, bank, nomor rekening, atas nama, dan berita transfer. Berita transfer diisi nomor pendaftaran; tekan Salin untuk menyalinnya.
  2. Transfer sesuai nominal, atau bayar tunai langsung di sekolah (bendahara yang mencatat).
  3. Untuk transfer, isi Konfirmasi pembayaran: tanggal transfer (tidak di masa depan dan tidak lebih dari 30 hari lalu), jumlah, nama pengirim, bank pengirim (boleh kosong), dan unggah foto atau PDF bukti transfer (maksimal 5 MB). Paling banyak 5 konfirmasi boleh menunggu sekaligus.
  4. Bendahara memeriksa bukti. Anda dikabari lewat WhatsApp: diterima (memuat nomor kuitansi, kuitansi PDF bisa diunduh di halaman yang sama) atau ditolak beserta alasannya, lalu Anda boleh mengonfirmasi ulang. Jumlah kurang menjadi status Sebagian dan perlu ditambah.

Jadwal tes dan kartu peserta

Setelah pendaftaran Terverifikasi dan panitia menyusun jadwal, WhatsApp memuat nomor peserta (contoh G1-001) dan jadwal sesi. Di area pendaftar tekan Jadwal tes untuk melihat semua sesi (tanggal, jam, lokasi) dan Unduh kartu peserta (PDF). Bawa kartu itu saat tes. Kartu memuat pas foto yang sudah disahkan panitia dan tidak memuat NIK. Dua hari sebelum sesi ada pengingat WhatsApp; jika panitia mengubah jadwal Anda mendapat WhatsApp pembaruan.

Bila panitia meminta perbaikan

WhatsApp dan beranda area pendaftar menampilkan catatan panitia dan batas waktu (bawaan 5 hari). Buka langkah 4, ganti hanya berkas yang ditolak (alasannya tertera), lalu Kirim ulang di langkah 5. Setelah batas waktu Anda tetap bisa mengirim ulang, tetapi panitia dapat menolak secara administrasi.

Beberapa anak dengan nomor WhatsApp yang sama (kakak, adik, kembar) ditambahkan lewat Tambah anak di area pendaftar tanpa kode baru.

Formulir yang tidak dilanjutkan selama 14 hari dihapus otomatis; pengingat dikirim di hari ke-10. Jika gelombang tutup sebelum Anda mengirim, tekan Pindahkan ke gelombang ini bila gelombang berikutnya sudah ada.

Untuk panitia: mendaftarkan orang tua yang datang langsung

Butuh izin ppdb.edit (peran panitia ppdb atau master admin).

  1. Buka menu PPDB > Tambah pendaftar. Halaman ini juga memperingatkan bila kuota kode verifikasi WhatsApp hari itu sudah 80 persen atau lebih.
  2. Isi nama calon siswa, jalur, nama dan hubungan orang tua, serta nomor WhatsApp, lalu Buat pendaftar dan isi formulir. Tidak ada kode verifikasi.
  3. Isi 5 langkah seperti formulir publik, lalu Kirim pendaftaran (centang persetujuan setelah dibacakan kepada orang tua). Konfirmasi WhatsApp tetap dikirim.
  4. Perubahan data setelah kirim dicatat di riwayat pendaftar tanpa nilai NIK. Orang tua kemudian bisa masuk area pendaftar dengan kode WhatsApp ke nomor itu.

Pengaturan periode, jalur, gelombang, biaya, dan batas kode per hari ada di PPDB > Pengaturan PPDB dan Jalur & gelombang.

Untuk panitia: memeriksa pendaftar

Menu PPDB > Pendaftar (izin ppdb.index; peran bendahara dan kepala sekolah hanya melihat). Saring menurut gelombang, jalur, status, atau cari nama, nomor pendaftaran, nomor WhatsApp, atau NISN. Kolom Berkas sah menunjukkan jumlah berkas sah dari yang diunggah; Formulir menunjukkan status biaya formulir. NIK hanya terlihat utuh bagi pemegang izin ppdb.nik.

Buka nomor pendaftaran untuk rincian dengan tab Data, Orang tua/wali, Berkas, Pembayaran, Riwayat. Tindakan butuh izin ppdb.edit:

  1. Periksa berkas satu per satu di tab Berkas: lihat berkas, lalu Sah atau Tolak (alasan wajib; pilihan cepat Foto buram, Bukan dokumen yang diminta, Nama tidak sesuai, Halaman tidak lengkap). Tidak ada tombol sahkan semua. Berkas hanya bisa diperiksa saat status Dikirim.
  2. Minta perbaikan (catatan wajib) mengubah status menjadi Perlu perbaikan, memberi batas waktu, dan mengirim catatan lewat WhatsApp. Setelah pendaftar mengirim ulang, periksa berkas yang diganti. Tanda Lewat batas perbaikan muncul bila batas terlewat.
  3. Tolak administrasi (alasan wajib, ada konfirmasi) bersifat akhir. WhatsApp ke orang tua tidak memuat nama, nilai, atau alasan. Biaya formulir yang sudah dibayar tidak dikembalikan otomatis.
  4. Pendaftar Siap diverifikasi bila semua berkas wajib sah dan biaya formulir lunas (atau gratis). Periksa kesesuaian nama dan tanggal lahir dengan berkas, lalu Verifikasi pendaftar: status menjadi Terverifikasi dan WhatsApp dikirim. Verifikasi tidak otomatis.
  5. Jalur prestasi: Verifikasi tiap prestasi setelah melihat sertifikatnya (tab Data).

Untuk bendahara: pembayaran formulir

Menu PPDB > Pembayaran PPDB (izin ppdbbayar.index untuk melihat, ppdbbayar.verifikasi untuk memproses):

Untuk panitia: pengaturan seleksi

Di PPDB > Pengaturan PPDB bagian Seleksi (izin ppdbperiode.edit):

Untuk panitia: tes dan nilai

Menu PPDB > Tes dan nilai (izin ppdbtes.index untuk melihat dan mencetak, ppdbtes.edit untuk mengubah). Pilih gelombang di kanan atas, lalu:

  1. Jadwal sesi: tambah sesi per komponen (nama, jenis, tanggal, jam, lokasi, kapasitas, penguji). Mengubah tanggal, jam, atau lokasi sesi yang sudah punya peserta mengirim WhatsApp pembaruan; sesi yang masih punya peserta tidak bisa dihapus.
  2. Peserta: Atur otomatis menempatkan pendaftar Terverifikasi yang belum punya sesi, berurutan nomor pendaftaran, ke sesi komponennya sampai kapasitas penuh, lalu mengirim WhatsApp jadwal. Pendaftar tanpa kursi dilaporkan ("1 pendaftar belum punya kursi untuk ..."); tambah sesi lalu atur lagi (aman diulang). Pilihan sesi per pendaftar bisa diubah manual (satu sesi per komponen). Nomor peserta G<urutan gelombang>-<3 digit> dibuat pada penugasan pertama dan sama untuk semua sesi pendaftar itu. Pendaftar yang sudah punya nilai komponen tidak bisa dipindah atau dilepas.
  3. Kartu peserta: tombol Kartu per pendaftar membuka PDF A4. Kartu massal (PDF) membuat satu PDF gabungan per gelombang atau per sesi di antrean pdf; muat ulang halaman sampai muncul tautan Unduh PDF (berlaku 10 menit, muat ulang untuk tautan baru).
  4. Input nilai: pilih sesi, isi Hadir dan Nilai (0 sampai 100, paling banyak dua desimal; koma atau titik), lalu Simpan semua. Tidak hadir mengosongkan nilai. Baris yang salah ditolak dan dijelaskan, baris lain tetap tersimpan. Cetak daftar hadir dan Cetak daftar nilai membuka halaman cetak peramban.
  5. Impor nilai: Unduh templat CSV (kolom nomor_pendaftaran, nomor_peserta, nama, lalu satu kolom per kode komponen), isi nilai, dan unggah. Format yang diterima adalah CSV (di Excel: Simpan Sebagai > CSV UTF-8; berkas xlsx ditolak dengan petunjuk itu). Judul kolom yang menentukan, pemisah koma atau titik koma. Baris dengan nomor tidak dikenal, nilai tidak valid, atau pendaftar belum Terverifikasi dilaporkan per baris; sisanya diproses. Nilai yang sudah ada hanya ditimpa bila Timpa nilai yang sudah ada dicentang. Batas 500 baris dan 2 MB.
  6. Ranking: pratinjau nilai akhir dan peringkat tiap jalur dihitung langsung. Hitung ranking menyimpannya ke data pendaftar (aman diulang). Pendaftar yang belum punya semua nilai ditandai Belum lengkap dan tidak diberi peringkat. Seri nilai akhir dipecah oleh komponen berbobot terbesar, lalu pengiriman lebih awal. Contoh: 80,00 peringkat 1; 78,75 dan 78,75 berurutan menurut nilai tes; 67,50 dengan tes di bawah minimal ditandai Tidak memenuhi syarat.

Pengingat WhatsApp H-2 sebelum sesi dikirim otomatis tiap pukul 07.00.

Untuk kepala sekolah dan panitia: hasil seleksi dan pengumuman

Menu Hasil seleksi (per gelombang). Alurnya tiga tahap dan tidak ada pengumuman otomatis tanpa penetapan.

  1. Buat usulan (panitia atau kepala sekolah): dari ranking, peringkat 1 sampai kuota jalur menjadi Diterima, berikutnya sampai batas cadangan (bawaan 10) menjadi Cadangan 1, 2, dan seterusnya, sisanya serta yang tidak memenuhi syarat menjadi Tidak diterima. Pendaftar yang nilainya belum lengkap tidak punya keputusan dan memblokir Tetapkan (atau tandai tidak hadir di Tes dan nilai). Ubah menimpa keputusan satu pendaftar dengan alasan wajib dan diberi label "Diubah panitia".
  2. Tetapkan (kepala sekolah): ringkasan per jalur (kuota, diterima, cadangan, tidak diterima). Total diterima ditambah kursi yang sudah terisi tidak boleh melebihi kuota total periode; melebihi kuota jalur hanya memberi peringatan yang harus dicentang. Sesudah ditetapkan nilai dan komponen terkunci; Batalkan penetapan (alasan wajib) hanya sebelum diumumkan.
  3. Umumkan (kepala sekolah atau TU): status pendaftar berubah, tagihan daftar ulang dibuat untuk yang diterima, dan WhatsApp "hasil sudah tersedia" diantrekan dengan jeda bertahap. Pesan itu tidak memuat keputusan, nilai, atau nama; hasil hanya terlihat setelah pendaftar masuk dengan kode WhatsApp. Sebelum tanggal pengumuman Anda diminta mengetik nama gelombang. Bila ada pendaftar yang gagal diproses, yang lain tetap berjalan dan menekan Umumkan lagi hanya memproses sisanya. Pengaturan lanjutan memuat opsi Umumkan otomatis (bawaan mati; hanya untuk hasil yang sudah ditetapkan, pukul 08.00 pada tanggal pengumuman) dan nama kepala sekolah untuk surat penerimaan.

Daftar tunggu: tab ini menampilkan kursi kosong per jalur. Naikkan cadangan menaikkan urutan terkecil yang belum dilewati menjadi Diterima dengan batas daftar ulang 2 hari kerja (Senin sampai Jumat) dan WhatsApp; Lewati bila tidak menjawab (urutannya tetap). Tidak ada kenaikan otomatis. Tutup daftar tunggu baru bisa sesudah batas daftar ulang gelombang terakhir.

Untuk orang tua: hasil dan daftar ulang

Setelah menerima WhatsApp, masuk ke area pendaftar lalu Lihat hasil seleksi. Yang diterima mengunduh surat penerimaan (PDF), melihat langkah daftar ulang, dan dapat memilih Mundur. Cadangan melihat nomor daftar tunggu. Nilai dan peringkat tidak ditampilkan.

Di Daftar ulang: (1) isi data daftar ulang (NIK dan No. KK 16 digit wajib, NIK orang tua/wali yang tercatat wajib, sisanya opsional) dan setujui tata tertib; (2) unggah berkas daftar ulang (yang ditolak diunggah ulang, yang sudah sah tidak diganti); (3) bayar biaya masuk dengan transfer dan unggah bukti. Boleh dicicil, tiap setoran minimal Rp 100.000; DP minimal harus tercapai, sisanya dilunasi sampai batas pelunasan (juga sesudah resmi). Langkah pertama memindahkan status ke Daftar ulang. Semua dikerjakan sebelum batas daftar ulang; panitia dapat memperpanjang.

Untuk panitia: daftar ulang

Menu Daftar ulang menampilkan checklist per pendaftar (berkas x/y sah, data, DP, batas) dan filter "lewat batas". Di rincian: sahkan atau tolak tiap berkas, potongan biaya (alasan wajib), hitung ulang tagihan (hanya bila belum ada pembayaran sah), perpanjang batas, kirim pengingat, dan catat mundur. Resmikan aktif bila semua syarat hijau (berkas wajib sah, data wajib terisi, pembayaran sah mencapai DP minimal, tata tertib disetujui); tidak otomatis. Pengingat WhatsApp H-3 dan H-0 batas dikirim otomatis pukul 08.00, tetapi tidak ada gugur otomatis: pendaftar yang lewat batas digugurkan manual dengan Gugurkan (pratinjau dana dan berkas, alasan wajib). Bagian Penutupan periode menandai periode selesai (baca-saja); bila masih ada pendaftar aktif harus dipaksa dengan alasan.

Untuk bendahara: pengembalian dana

Pembayaran daftar ulang disahkan di Pembayaran PPDB seperti biaya formulir. Menu Pengembalian dana (dari halaman Pembayaran) mencatat pengembalian bagi pendaftar mundur, gugur, ditolak administrasi, atau yang membayar berlebih: jumlah (tidak boleh melebihi pembayaran sah dikurangi pengembalian sebelumnya), tanggal, alasan, dan bukti transfer keluar. Usulan jumlah untuk yang mundur sebelum tahun ajaran mulai adalah total daftar ulang yang sah (biaya formulir tidak dikembalikan). Baris pembayaran asal tetap Sah.

Untuk tata usaha: menjadikan pendaftar resmi sebagai siswa

Menu Jadikan siswa (izin konversi) mengubah pendaftar berstatus Resmi menjadi siswa. Siapkan dulu kelas 7 tahun ajaran tujuan (Salin kelas di menu Tahun ajaran) dan tarif SPP tingkat 7; bila tarif belum ada layar memberi peringatan.

  1. Pilih: periode, gelombang, dan tanggal masuk (bawaan awal tahun ajaran; boleh di depan). Tekan Bagi rata kelas untuk membagi pendaftar bergantian per jenis kelamin dan nama ke kelas 7 sekaligus mengusulkan NIS (2 digit tahun mulai + 5 digit urut). Kelas dan NIS bisa diubah per baris; NIS yang dikosongkan dibangkitkan otomatis. Pendaftar tanpa kelas tidak diproses.
  2. Tinjau: ringkasan per kelas (jumlah, L/P), total tagihan sisa yang pindah ke Tagihan SPP, dan peringatan (kelas penuh, NIK/No. KK kosong, nomor WA ganda, NIS bentrok).
  3. Terapkan: ketik kode tahun ajaran tujuan. Tiap pendaftar diproses sendiri-sendiri; yang gagal tetap Resmi dan dilaporkan dengan alasannya, menekan lagi tidak menggandakan.

Hasilnya: siswa baru (riwayat kelas dan mutasi masuk bertanggal masuk itu, data lengkap dan wali terbawa, berkas tetap tersimpan dan terbaca di tab Berkas PPDB pada Data lengkap siswa), akun portal siswa dengan password acak, dan WhatsApp selamat datang ke nomor kontak. Password tampil sekali di halaman hasil dan di CSV akun yang bisa diunduh sekali; bagikan lewat sekolah, tidak lewat WhatsApp. Sisa biaya masuk menjadi satu tagihan di Tagihan SPP (jatuh tempo batas pelunasan); pembayaran selanjutnya lewat SPP. Sebelum tanggal masuk siswa baru tidak dialpakan, tidak muncul di presensi, dan SPP bulanan baru dibuat mulai bulan tanggal masuk. Orang tua langsung bisa masuk portal orang tua dengan nomor WhatsApp yang sama.

Urungkan konversi ada di rincian pendaftar (alasan wajib): hanya dalam 30 hari dan selama siswa belum punya presensi, pembayaran SPP, kartu NFC, atau perpindahan kelas. Siswa dihapus, tagihan SPP-nya dibuang, pendaftar kembali Resmi. Di luar syarat itu, koreksi lewat Siswa atau Mutasi.

Untuk super admin: koreksi status, dan pesan WhatsApp gagal

Di rincian pendaftar berstatus akhir (tidak diterima, mundur, gugur, ditolak administrasi, kedaluwarsa), Koreksi status mengembalikan ke Diterima atau Daftar ulang dengan alasan wajib. Ini juga jalan membatalkan keputusan yang sudah diumumkan. Batas total kuota tidak boleh terlampaui; kuota jalur yang penuh perlu dicentang. Tagihan daftar ulang dan batas waktu baru dibuat, pendaftar menerima WhatsApp hasil, dan kejadian tercatat di Riwayat. Pendaftar yang sudah menjadi siswa dikoreksi lewat Mutasi siswa.

Di daftar Pendaftar, tombol Pesan gagal menampilkan pesan WhatsApp PPDB yang gagal diantre atau dilewati karena gateway belum siap. Kirim ulang (satu per satu atau semua) memakai isi yang disimpan; isi dibuang begitu pesan diantre. Pesan yang ditolak gateway setelah tiga percobaan belum dilacak. Email tidak dipakai di PPDB.

Untuk panitia dan kepala sekolah: dasbor dan laporan

Dasbor PPDB menampilkan jumlah pendaftar masuk, kursi terisi dibanding kuota, tagihan terbayar, dan daftar Perlu tindakan (menunggu verifikasi, berkas menunggu diperiksa, pembayaran menunggu pengesahan, lewat batas daftar ulang, pesan WhatsApp gagal), ditambah status per gelombang. Bila kode WhatsApp hari ini sudah 80 persen dari batas harian, muncul peringatan; naikkan batas di Pengaturan PPDB > Lanjutan.

Menu Laporan PPDB memuat sepuluh laporan: Rekap pendaftar (per gelombang, jalur, status, dan sisa kuota), Daftar pendaftar, Berkas (yang belum, menunggu, atau ditolak), Rekap pembayaran, Tagihan belum lunas, Daftar hadir dan nilai tes, Hasil seleksi, Daftar ulang, Asal sekolah, dan Konversi menjadi siswa. Pilih periode, gelombang, dan jalur, lalu Unduh CSV (dibuka langsung di Excel). Layar menampilkan 300 baris pertama; unduhan maksimal 5.000 baris. Setiap unduhan tercatat di log ekspor (siapa, jenis, jumlah baris, filter, waktu). Kolom NIK hanya ada bagi pemegang izin NIK; yang lain tidak melihat kolom itu sama sekali. Hasil seleksi memuat nilai dan peringkat, jadi hanya dibagikan ke kepala sekolah dan panitia, bukan ke pendaftar.

Bendahara hanya melihat dua laporan keuangan: Rekap pembayaran (pembayaran sah, pengembalian, dan bersih per tanggal, jenis, metode, dan pencatat, ditambah total kelebihan bayar) dan Tagihan belum lunas.

Untuk super admin: retensi dan permintaan hapus data

Perintah ppdb:retensi berjalan otomatis tiap hari pukul 03.45. Untuk periode yang sudah selesai: (1) berkas pendaftar berstatus tidak diterima, mundur, gugur, ditolak administrasi, atau kedaluwarsa dihapus dari penyimpanan setelah 180 hari (barisnya ditandai dihapus); (2) data pribadi semua pendaftar yang tidak menjadi siswa (profil, orang tua, prestasi, kontak, isi pesan WhatsApp, dan sisa berkas) dihapus setelah 24 bulan, nama menjadi inisial. Kedua angka dapat diubah per periode di Pengaturan PPDB > Lanjutan. Tagihan, pembayaran, dan pengembalian tidak pernah dihapus atau diubah, dan pendaftar yang sudah menjadi siswa tidak disentuh. Contoh: periode selesai 19 Jul 2027, berkas dihapus mulai 15 Jan 2028, data pribadi mulai 19 Jul 2029. Untuk melihat dampaknya tanpa mengubah apa pun jalankan php artisan ppdb:retensi --dry-run.

Bila orang tua meminta data anaknya dihapus lebih awal, buka rincian pendaftar (status akhir yang bukan siswa) lalu Hapus data pendaftar dengan alasan wajib; perlakuannya sama seperti retensi dan dicatat di Riwayat. Sesudah migrasi atau konversi besar, jalankan php artisan ppdb:cek-integritas: sepuluh butir (siswa, tagihan, kuitansi, berkas, pengumuman, kuota, nomor pendaftaran, kolom, tagihan SPP) harus lolos semua.

Untuk pengembang: API

GET /api/v1/ppdb/info (publik) memuat periode, jalur, gelombang, jenis berkas, dan kontak panitia tanpa data pendaftar atau rekening. Kontrak lengkap termasuk jalur saya untuk aplikasi Ortu ada di docs/api-ppdb.md.

Privasi

Data hanya untuk proses PPDB. Teks lengkap ada di halaman Kebijakan privasi PPDB di situs. Hak koreksi atau hapus data lewat kontak panitia.

Kembali ke portal